menunggu anarkhi

“Saya bukanlah seorang komunis karena komunisme mempersatukan masyarakat dalam negara dan terserap di dalamnya; karena komunisme akan mengakibatkan konsentrasi kekayaan dalam negara, sedangkan saya ingin memusnahkan negara --pemusnahan semua prinsip otoritas dan kenegaraan, yang dalam kemunafikannya ingin membuat manusia bermoral dan berbudaya, tetapi yang sampai sekarang selalu memperbudak, mengeksploitasi dan menghancurkan mereka”. Mikhail Bakunin, saat kongres ‘Perhimpunan Perdamaian dan Kebebasan’ di Bern (1868).

bisik

Goblok, pekok, bodoh, pikun, gak sensi, gak punya rasa, tolol, idiot, kemproh, pengkhianat, tukang ngracun, pendosa, tukang produksi dosa, lemot, lambreta, ra kalap, kenthir, edan, miring, sinting, anti sosial, egois, ndak punya perasaan, marah, misuh, mau bunuh diri, mau mati, mau bunuh orang, mau bakar rumah tetangga, gak punya malu, malu-malu-maluin, pecas ndahe, ra mudengan, mlarat, miskin, kesrakat, amoral, campuraduk gak bisa ngapa-ngapain lagi, untunglah nggak jadi mentri ato presiden.

Berlangganan Katuranggan