minum rembulan

Alam hingga tata surya memberi contoh ketaatan yang luar biasa kepada aturan yang diberikan kepadanya. Bukan karena tidak bisa berpikir dan bertindak, namun pasti ada sesuatu rahasia besar dibaliknya. Terlalu banyak yang tidak diketahui dan itu membuat diri menjadi sangat kecil dan tak berarti apa-apa. Jika dibandingkan dengan keluasan semesta, segala aturannya dan tujuan yang pastinya ada.

minum bahaya laten

Orde Baru mengenalkan istilah bahaya laten. Bahaya laten pada saat Orde Baru jelas adalah musuhnya, atau halangan yang dihabisinya untuk berkuasa yaitu PKI atau Komunis. Rejim itupun hancur dengan gerakan massal reformasi yang muncul karena kebiadaban-kebiadaban yang dilakukan Orde Baru. Orde Baru jika tidak terlalu korup sebenarnya bisa membangun negeri ini dengan super bagus, karena pintu kran utang luar negeri yang dibukanya.

Minum Khilafah

Apakah kita tidak butuh khilafah? Ada yang bisa menjawab ada pula yang tidak, dan ada pula yang tak peduli. Jika merunut dari apa yang akhir-akhir ini terjadi memang persepsi dan pemahaman akan keagamaan sedang diputarbalikkan jika tidak bisa dikatakan sebagai diombang-ambingkan. Dari pemahaman politik demokrasi hingga keyakinan beragama, diadu domba dalam logika pemikiran dan kebutuhan, dibungkus dalam ideologi yang menarik para oportunis politik untuk menunggangi demi kepentingan ibarat orang setiap hari diharuskan untuk mencari sesuap nasi.

minum sya'ban

Seperti Nisfu Sya'ban, dalam suatu agama yang penganutnya sudah sangat banyak akan terjadi banyak sekali pertentangan yang sebenarnya berawal dari kepentingan baik untuk mendulang jumlah pengikut maupun dominasi kekuasaan. Perang pun dijalani, hingga kepentingan tersebut mendapatkan kemenangan dan menorehkan tulisan-tulisan dalam sejarah. Mengganti, memburamkan hingga menghilangkan nash-nash yang dibenci dan tidak sesuai dengan kepentingannya.

keturunan bidadari dan dewa

Budaya Jawa memiliki cerita turun temurun tentang manusia keturunan bidadari dan dewa, baik dalam cerita mahabarata atau perwayangan hingga bahkan dalam cerita babad ataupun sejarah nenek moyang raja-raja Jawa. Dalam cerita perwayangan cukup sangat jauh jika dijangkau dengan logika milenial, dan mungkin sudah dianggap cerita fiksi. Paling terkenal adalah cerita tentang Joko Tarub yang bertemu dengan bidadari yang sedang mandi di tengah hutan. Mengambil salah satu selendang bidadari yang bernama Nawang Wulan, dan kemudian diperisterinya.

Pilkada LOL

Politik memang LOL sekali. Apalagi jika mencermati, atau bahkan tidak perlu cermat. Cukuplah melihat, mengikuti tidak usah keterlaluan, memiliki referensi cukup dan memiliki sedikit kewarasan. Merasakan lucu dan bagaimana cara orang-orang pintar membolak-balik kata, beretorika, mencekoki masyarakat dengan berbagai kata sebagai kampanye oral dan melakukan manuver-manuver bahkan detik per detik agar mendapat kepercayaan dan mendapatkan hati untuk dipilih di Pilkada LOL tersebut.

Rindu Transportasi Cerdas

Suatu saat pernah bepergian ke lain kota, celakanya ponsel tertinggal. Semua data, undangan hingga lokasi berada di ponsel. Sudah barang tentu, kegelapan menghantui akan sampaikah ke tujuan?. Ternyata memang tidak sampai, jika diterus-teruskan, mengapa?. Dengan kekonyolan alat komunikasi ponsel cerdas yang didalamnya berisi aplikasi juga untuk ojek atau taksi online, akibatnya harus menggunakan angkutan transportasi dungu.

Minum Toleransi

Negeri kita adalah Negeri Bhinneka Tunggal Ika. Bhinneka Tunggal Ika hanya akan berjalan ketika ada toleransi. Sebuah negara impian yang dibangun atas dasar kebersamaan berbangsa dengan melepaskan semua perbedaan, baik perbedaan suku, agama, ideologi, pandangan politik, ras, kepercayaan maupun keyakinan tertentu. Toleransi mengalahkan segala ke-Aku-an tersebut. Aku yang kecil menjadi sebuah Aku yang lebih besar, dengan nama Kebangsaan.

Klithih Minum

Sudah beberapa tahun di Yogyakarta muncul istilah serem yaitu 'Klithih'. Klithih adalah istilah yang dahulunya adalah berarti orang yang berkeliaran untuk mencari sesuatu, dalam arti kata yang netral misalnya mencari udara segara, mencari barang di pasar untuk dibeli. Namun istilah 'Klithih' saat ini cenderung kepada hal-hal yang urakan, anti hukum dan kriminal.

Darurat Minum Kebangsaan

Adanya praktik lucu dan tidak masuk akal kalo tidak bisa dikatakan sebagai pembiaran munculnya intoleransi dan menumbuhkembangkan benih-benih perpecahan bangsa demi kontestasi Pilkada, baik di DKI maupun di daerah lainnya. Sebagaimana halnya pada saat Pilpres 2014. Dimunculkan oleh aktor-aktor politik yang berkerudung agama sebagai ideologi.