kebebasan berekspresi internet

Penjelasan mudah tentang SOPA dan PIPA [Infographic]

Infographic dari Lumin Consulting memcakup permasalahan-permasalahan utama dan argumentasi terhadap undang-undang SOPA dan PIPA. Termasuk di dalamnya potensi-potensi penyalahgunaan, mis-labeling sebagaimana didiskusikan dalam Say NO to #SOPA and #Protect-IP, dan tools survive jebol firewall #SOPA dan #PIPA. Yang menarik tentang SOPA dan PIPA Infographics ini adalah mudah dibaca dan mengetahui ada apa sebenarnya dengan SOPA dan PIPA.

Konspirasi Mega, Ada apa dengan Megaupload?

Pelanggaran Hak Cipta, menjadi palu bagi pemerintah Amerika untuk menggebuk situs file sharing besar MegaUpload.com. Hari ini situs megaupload sudah tak bisa di akses. Entah ada hubungannya dengan undang-undang yang sedang ramai yaitu SOPA dan PIPA Bills, atau tidak yang jelas the FEDs sudah mengeluarkan surat penangkapan sejak tanggal 5 Januari 2012. Dilaporkan bahwa situs MegaUpload memiliki banyak domain yang disebut sebagai 'Konspirasi Mega'. Server situs file sharing yang berdiri sejak tahun 2005 ini menghasilkan laba lebih dari 175 juta dollar, kebanyakan laba berasal dari praktek pelanggaran hak cipta dan ada indikasi pencucian uang.

twitter

Twitter dan beberapa penyedia layanan informasi sosial media lainnya sedang berbenah dan bersaing untuk memberikan servis terbaiknya, kepada siapa lagi kalau bukan penggunanya. Niat baik dan tulus tersebut, meskipun untuk 'mencari uang' juga karena prestasi yang dikatonginya di hati pengguna, adalah hal terbaik yang mungkin menjadi cita-citanya. Twitter memang memiliki tahap kesulitan yang tinggi untuk bisa memahami dan menggunakannya, karena bagaimanapun kekuatan teks 140 karakter dapat memiliki tafsir yang berbeda-beda dan mungkin lebih banyak dari jumlah karakter tersebut. Berapa kali tampilan twitter for web berubah, pun pula tampilan web-web penyedia jasa yang hampir serupa, utamanya untuk bersosial dengan aras yang positif pada awalnya.

Kebebasan berekspresi Internet

Drama kebebasan berekspresi internet di Indonesia hanya dinikmati puluhan juta diantara 200an juta warganya sebagaimana dalam film Linimas(s)a. Sisa yang lainnya masih tanda tanya jangankan menikmati koneksi layak, bahkan mungkin bertemu dengan perangkat komputer pun bagi banyak orang di pelosok desa adalah tak terbayangkan di benaknya, apalagi tentang kebebasan berekspresi di internet, sebagaimana pengalaman mengelola sebuah community technology center di Jogloabang. Namun ada sekitar 150 - 180 juta pengguna telpon selular dengan potensi penggunaan internet dan sosial media yang hanya menunggu waktu dan nasibnya.

Katuranggan

Berlangganan RSS - kebebasan berekspresi internet