Semakin miris saja dengan perkembangan tehnologi informasi saat ini, dimana beberapa saat yang lalu google berulah dengan mengeluarkan produk maha dahsyat bernama Google Wave. Kenapa miris, apakah tehnologi semacam ini dapat diaplikasikan dengan koneksi broadband di negeri begajul yang seharusnya unlimited katanya namun nyatanya malah sangat-sangat limited. Sehingga ketika mendengar kata unlimited sendiri sepertinya adalah mendengar sebuah mulut milik pembual yang ingin menjajakan dagangannya pada anak kecil yang tidak tahu apa-apa dan manggut-manggut saja. Hmm... belum juga rampung masalah satu sudah muncul lagi wacana kenaikan tarif TOL, yang imbasnya jelas kepada kenaikan harga barang (mungkin) bukan kepada harumnya nama Siti Maria Ozawa Miyabi yang katanya malah ada mau menceramahinya...