Satu lagi dari Gnome Hacks, untuk menjaga kesalahan dalam klik menghapus atau memindahkan file agar tidak hilang di 'trash'. Pada distribusi Ubuntu di Synaptic Package Manager, ada satu aplikasi bernama "trash-cli" yang harus diinstallkan terlebih dahulu dan menset alias untuk perintah "rm" untuk menggunakan "trash-cli". Karena "trash-cli" juga menghapus folder, meskipun tidak dengan pilihan perintah "-r" - recursive -, dalam blognya, Grizzly secara inovatif menyusun script untuk agar folder tidak ikut terhapus saat pilihan perintah argumen "-r" tidak digunakan.
Dalam penjelasannya "trash-cli" adalah "This package provides a command line interface trashcan utility compliant with the FreeDesktop.org Trash Specification. It remembers the name, original path, deletion date, and permissions of each trashed file" yang menghasilkan perintah:
prompt:~/tmp$ ls -Flahi /usr/bin/*trash* 52579 -rwxr-xr-x 1 root root 1.4K 2008-08-06 06:43 /usr/bin/empty-trash* 52576 -rwxr-xr-x 1 root root 983 2008-08-06 06:43 /usr/bin/list-trash* 52578 -rwxr-xr-x 1 root root 1.4K 2008-08-06 06:43 /usr/bin/restore-trash* 52571 -rwxr-xr-x 1 root root 4.7K 2008-08-06 06:43 /usr/bin/trash*
dimana hal itu masih juga menyebabkan penghapusan secara tuntas folder-foldernya. Dan disinilah mantera Grizzly sebisa mungkin digunakan, dibawah adalah langkah mulai dari penginstallan "trash-cli" hingga memasukkan mantera script dari Grizzly, untuk menset perintah "rm" untuk memindahkah file dan folder ke trash
sudo apt-get install trash-cli
sudo gedit /usr/bin/trash-rm
#!/bin/bash
# command name: trash-rm
shopt -s extglob
recursive=1
declare -a cmd
((i = 0))
for f in "$@"
do
case "$f" in
(-*([fiIv])r*([fiIv])|-*([fiIv])R*([fiIv]))
tmp="${f//[rR]/}"
if [ -n "$tmp" ]
then
#echo "\$tmp == $tmp"
cmd[$i]="$tmp"
((i++))
fi
recursive=0 ;;
(--recursive) recursive=0 ;;
(*)
if [ $recursive != 0 -a -d "$f" ]
then
echo "skipping directory: $f"
continue
else
cmd[$i]="$f"
((i++))
fi ;;
esac
done
trash "${cmd[@]}"
sudo chmod +x /usr/bin/trash-rm
sudo gedit ~/.bashrc
alias rm="trash-rm"
bash
Selesai, begitulah menurut Grizzly, inovasi untuk menghapus file dengan menggunakan "rm" dan "rm -r", Jika takut apabila hardisk akan penuh karena file terhapus masih disimpan di 'trash' maka lakukan pembersihan secara periodik. Ataupun merestore-nya jika dibutuhkan dengan opsi pilihan dari terminal yang bisa digunakan semisal:
empty-trash
list-trash
restore-trash
Komentar
move to trash |...
Sab, 20/02/2010 - 03:42
Permalink
Pingback
katakataku
Sab, 20/02/2010 - 08:01
Permalink
wah sudo lagi sudo lagi *lg
omagus
Sab, 20/02/2010 - 16:59
Permalink
di re install aja..! gitu aja
Cah Sholihah
Sab, 20/02/2010 - 08:23
Permalink
aku jadi hafal sudo nih
fitria artha
Sab, 20/02/2010 - 08:29
Permalink
Sudo.. Apaan yak?..
Dhany
Sab, 20/02/2010 - 11:01
Permalink
sudo = substitute user
ael
Sab, 20/02/2010 - 10:42
Permalink
matur nuwun ilmunipun, pakdhe
rio2000
Sab, 20/02/2010 - 11:39
Permalink
ga mudeng walau tahu
oelil
Sab, 20/02/2010 - 13:48
Permalink
sampe sekarang saya masih
Rindu
Sab, 20/02/2010 - 16:12
Permalink
Ubuntu itu apaan mas?
Halaman
Kirim komentar