Menelusuri Jejak Warisan Budaya di Yogyakarta

budaya jogja
 

Menelusuri Jejak Warisan Budaya di Yogyakarta

Kota Pelajar, sebutan untuk Yogyakarta, memang bukan hanya menjadi tujuan bagi masyarakat yang hendak menimba ilmu. Tapi, Yogyakarta juga sudah menjadi dari luar daerah maupun luar negara sejak puluhan tahun silam. Maraknya destinasi wisata baru yang kekinian dan mulai tereksplor masyarakat luas, tak kunjung membuat Yogyakarta sepi kunjungan wisatawan. Salah satunya Malioboro. Siapa yang tak tahu Malioboro?

Bagi Anda yang tak pernah bosan menikmati wisata belanja di sekitar Malioboro, tiada salahnya jika coba menginap pada salah satu hotel terdekat dari Malioboro. Misalnya Hotel Neo Malioboro. Selain lokasinya cukup strategis, tidak hanya wisata belanja saja yang bisa memuaskan jiwa petualang Anda. Ada berbagai pilihan wisata lainnya tersedia di daerah ini. Jika Anda penasaran, sebaiknya segera untuk mendapatkan harga dan penawaran hotel terbaik.

Sumber: putrikpm.com

Dengan nuansa warna hitam yang cukup dominan, Hotel Neo Malioboro menimbulkan kesan elegan. Hotel ini terletak di Jalan Pasar Kembang, dekat Malioboro serta tepat berada di depan stasiun kereta api yaitu Stasiun Tugu. Keunikan lain yang dimiliki hotel ini ialah gambar wallpaper dindingnya yang menonjolkan ciri khas Kota Yogyakarta seperti tugu, benteng, becak, dan sebagainya.

Jika selama ini saat bertandang ke Yogyakarta hanya wisata mainstream saja yang Anda jajal seperti Malioboro, Candi Borobudur, ataupun Candi Prambanan, mungkin sudah saatnya Anda mengganti tema liburan kali ini. Anda bisa melihat saksi bisu peninggalan sejarah yang telah di museumkan. Cukup banyak museum menarik yang ada di sekitar Malioboro. Jadi liburan Anda kali ini juga akan kaya dengan ilmu pengetahuan baru seputar warisan budaya, khususnya Yogyakarta.

  1. Museum Anak Kolong Tangga

Sumber: anakbawangsolo.org

Hanya berjarak 1 kilometer dari Hotel Neo Malioboro, sekitar 5 sampai 10 menit dari Malioboro. tepatnya masih berada dalam kompleks Taman Budaya yaitu di Jalan Sriwedani No. 1. Bagi Anda yang berlibur bersama buah hati, sangat disarankan untuk menyambangi museum ini. Museum Anak Kolong Tangga merupakan museum mainan satu-satunya di Indonesia. Museum yang didirikan oleh warga berkebangsaan Belgia ini mulai dibuka untuk umum sejak tahun 2008.

  Sumber: kompasiana.com

Didalamnya terdapat beragam koleksi mainan tradisional dan semua hal yang berbau dengan dunia anak hampir 10.000 macam. Pendirian museum ini dimaksudkan untuk melestarikan dan memperkenalkan fungsi mainan anak yang mulai bergeser kepopulerannya seiring berkembangnya zaman. Sesuai dengan namanya, konsep museum ini juga cukup unik, yaitu berada tepat di bawah dua tangga menuju gedung pertunjukkan Taman Budaya .

  1. Museum Sandi

Sumber: gudeg.net

Hanya berjarak 1 kilometer dari Hotel Neo Malioboro, tepatnya terletak di Jalan Faridan Muridan Noto No. 21. Bagi Anda yang tertarik dengan kode-kode unik penuh arti, sangat disarankan untuk mengunjungi Museum Sandi. Museum ini satu-satunya di dunia yang memiliki koleksi persandian berupa benda dan alat pengirim pesan rahasia. Selain itu, Anda juga bisa melihat rekaman sejarah persandian bangsa maupun dunia.

Sumber: jogja.tribunnews.com

Koleksi persandian di museum ini dikategorikan berdasarkan alur, berikut garis besar ruangan di Museum Sandi yaitu ruang introduksi, ruang edukasi, perpustakaan, ruang agresi militer 1 & 2, replika kamar sandi, ruang nusantara, ruang tokoh, serta ruang sandi global. Koleksi unik yang ada di museum ini antara lain sistem sandi, buku kode, mesin sandi, dokumen sandi, dan masih banyak lagi.

  1. Museum Sonobudoyo

Sumber: sonobudoyo.com

Hanya berjarak 1.3 kilometer dari Hotel Neo Malioboro, tepatnya terletak di Jalan Pangurakan No. 6 terdapat Museum Sonobudoyo. Museum ini memiliki koleksi seni dan kebudayaan, salah satu museum terlengkap setelah Museum Nasional di Jakarta. Jenis koleksi Museum Sonobudoyo cukup beragam mulai dari seni rupa, arkeologi, historika, biologi, teknologi, etnografi, keramologi, filologika, serta numismatika.

Sumber: info-jogja.com

Menariknya, dalam museum ini terdapat koleksi keris sejumlah 1200 buah yang berasal dari segala penjuru Indonesia. Selain itu, ada juga benda peninggalan zaman pra sejarah hingga perkembangan Islam di . Bagi Anda yang sedang melakukan penelitian, bisa datang juga ke museum ini untuk melihat referensi buku-buku yang ada di museum ini karena koleksinya cukup lengkap.