arisan tehnik Jogloabang di Wonosobo

Dalam mengembangkan misi dan mimpinya Jogloabang untuk berkiprah di dunia maya, harus didukung pula dengan kegiatan yang nyata, selain mencoba untuk semakin memperluas dan menajamkan wawasan haruslah didukung dengan beberapa kemampuan mendasar yang harus pula dilalui. Pemerhati dan member Jogloabang sendiri kebanyakan sudah dewasa dan memiliki kemandirian untuk mau mewarnai lingkungan semampunya. Tentunya sesuai dengan perjanjian Bonggaya di masa lampau bahwa harus tetap berada pada koridor-koridor positif, non-partisan, independensi dan kebangsaan, dengan sepesifik interes Desa, dengan frame masing-masing tanpa harus dikendalikan sebab sebebas-bebasnya tupai melompat masih juga memiliki ekor dan berkaki empat serta tidak lebih besar daripada kelapa yang dimakan agar bisa saling dibagi sebab pohon kelapa berbuah tidak hanya satu kecuali pohonnya korupsi sendiri.

Gerombolan Jogloabang sebagaimana gerombolan yang lainnya memiliki pola bertemu maya dan non-maya, bagi yang berdomisili jauh tentunya arisan canda tidak harus dengan meminum kopi di darat atau diatas meja yang sama, bisa dilakukan dengan bersama namun dengan meja, keyboard dan layar yang berjauhan jaraknya, tidak perlu dengan hati karena semua sudah tertaut, minimal dengan tret-tret makian yang memerahkan mata karena lelah. Sangat berbahaya ketika markas para gentayangan di Jogloabang sepi tidak berpenghuni dan tidak ada senopati yang menjaganya dengan skill-skill standar untuk bersilat di alam raya persilatan maya. Untuk itulah para punggawa sekaligus senopati kawasan harus berlatih dan saling berbagi dalam sebuah wadah offline berjejuluk "Arisan Tehnik". Tentu saja ini hanya sebuah istilah karena pada prakteknya arisan tehnik dilakukan dengan tehnik baru yaitu ala perwayangan dimana tidak harus berhadapan dengan CPU dan Layarnya namun bisa dengan sekadar arisan tehnik dalam bentuk pertanyaan dari permasalahan yang didapatkan ketika melakukan petualangan di dunia maya.

Meskipun belum terbukti kehandalan arisan tehnik ini namun memacu semangat untuk terus berkoalisi dan menuju ke arah kawasan semi maya di tengah sawah dan pinggir selokan Mataram. Adapun arisan tehnik para senopati Jogloabang lokal secara rutin diusahakan setiap hari Jumat malam hingga Sabtu pagi hari. Namun banyak juga protes dari para Srikandhi yang kebanyakan tidak bisa sampai pagi, namun itu bukan masalah besar, karena akan menjadi masalah teramat besar jika para Srikandhi ikutan sampai pagi hari, berabe dong.

blogger,wisata blogger,wisata blogger 2009,logo wisata blogger,blogger wonosobo

Arisan tehnik minggu ini terganggu karena adanya undangan dari Blogger Wonosobo untuk memeriahkan wisata Blogger dari Jumat pagi tanggal 23 Juli 2009 hingga Sabtu tanggal 24 Juli 2009. Tidak menjadi apa karena semua berharap akan ada arisan tehnik yang lebih besar dan nyata sekaligus bertemu dengan para saudara se-Jogloabang dari berbagai kota, ketemu dengan para Pendekar Tidar, Blogger Bengawan, dan lain sebagainya yang berencana pula untuk memabawa bekal arisan ala domain masing-masing.

Bagi rekan-rekan yang kebetulan bisa dan memang ada waktu untuk ikut serta arisan sunrise di puncak Dieng juga kata panitia silahkan untuk ikut bergabung sekalian kalu bisa ikutan sarasehan, kirab dan arisan tehnik menghabiskan sajian panitia. hahaha... Mari kita berarisan tanpa harus saling menggosip dan ngomongin orang karena berbeda cara dalam tehnik negosiasi, saling sharing dan berbagi tanpa harus saling mencurigai linknya broken dan lain sebagainya, meriahkan arisan tehnik 2009 yang bukan hanya pesta ini.... mari dan jangan lupa membawa sebongkah cinta untuk mengembalikan jati diri bangsa.