terminal

Tes Keamanan Wi-Fi Protected Setup dengan Reaver dan Backtrack 5

Hacking dan atau cracking password Wi-Fi tetangga jelas perbuatan yang mungkin mendekati kriminal karena bisa dianggap mencuri. Banyak wi-fi bertebaran dengan SSID yang macam-macam toh jika di protek adalah penanda bahwa si empunya wi-fi memang tidak mengijinkan koneksinya dipakai dengan bebas oleh orang yang tak dikenalnya. Banyak cara crack wi-fi seperti itu misalnya dengan berkenalan atau dengan jelas dan memelas untuk minta akses internet ke tetangga. Selain itu memang ada cara untuk menghack atau crack password wi-fi protected setup dengan brute force attack dan sebagainya dengan waktu berjam-jam. Bactrack adalah OS distribusi Linux yang terdepan untuk melakukannya. Dan saat ini ada software opensource yang bisa di pakai dengan backtrack 5 yaitu reaver.

OpenShot Video Editor 1.3.0

OpenShot Video Editor untuk Ubuntu Linux beberapa hari yang lalu merilis versi 1.3.0 seperti yang dikhabarkan di blognya OpenShot

VLC 1.1.6 pada Ubuntu 10.10 via PPA

Dua
hari yang lalu VLC 1.1.6 dirilis, dengan fiksasi keamanan dan beberapa penambahan performans. VideoLAN adalah software aplikasi media player yang gratis, opensource, cross platform dan framework. VLC bisa memainkan file-file audio maupun video baik Audio CD, DVD, maupun VCD dan streaming pada bermacam protokol. Beberapa perubahan yang diinfokan pada help VLC 1.1.6 adalah:

Ubuntu Control Center dan setelah install Ubuntu 10.10

Ubuntu 10.10 hadir dengan banyak pembaharuan, seperti kernel baru yang sangat mendukung prosesor terbaru. Memang Ubuntu 10.10 didesain untuk komputer berbasis i686 ke atas, sehingga jika komputer anda sudah lawas sekali ada baiknya untuk mengganti dengan kernel yang pas, sehingga performa tidak menjadi masalah lagi. F-Spot Photo manager dilengserkan dan diganti dengan ShotWell, meski bagus namun sepertinya bukan yang terbaik. Wallpapper default juga berubah, meski ungu masih menjadi warna dominan. Indikator volume juga berubah dan terasa sangat berbeda perspektifnya dibandingkan OS yang lainnya.

The Software Center juga menambahkan banyak aplikasi, bahkan ada featured application beserta dengan pengenalan 'what's new' ada apa yang baru. Juga masih melanjutkan percobaan untuk menjual aplikasi online berbayar, aplikasi yang tidak gratis dan bisa langsung dibeli ke Canonical Ubuntu. Meskipun hingga sekarang hanya satu saja aplikasi yang dijual dan tersedia untuk dibeli. Dalam Software Center, Ubuntu juga menyimpan track data software yang terinstall dan history tentang penginstalan maupun pencopotan software yang pernah dilakukan. PPA dapat dilihat dari sini, sesuatu yang dulu dilakukan oleh Gdebi, dan saat ini Ubuntu Software Center juga menangani file installasi .deb yang agak sama dengan Gdebi. Serta jika anda agak muak dengan Gwibber untuk bertwitter, maka ada pilihan lain yang cukup memadai yaitu Choqok, ataupun social client yang lainnya pun bisa dicoba.

Sebagaimana biasanya setelah clean install Ubuntu versi baru, maka hal-hal yang harus dilakukan setelahnya menjadi lebih mudah karena adanya Ubuntu Software Center, sehingga lebih mudah dan simpel seperti ini:

resize gambar massal di linux

Saya bukan seorang fotografer atau seseorang yang memiliki sense seni yang baik, atau lebih tepatnya hanya orang awam yang kebetulan saja bisa melihat dan menikmati gambar-gambar indah yang disuguhkan para pecinta seni fotografi. Kadang memang beda ketika berbicara masalah gambar di internet, user lebih suka gambar yang lebih cepat loadingnya, sementara hal itu berimplikasi pada ukuran dan kualitas gambar yang diunggah. Nah bagaimana caranya agar semuanya bisa ketemu dan saling memuaskan minimalnya tidak terlalu jelek kualitasnya.

Halaman

Berlangganan RSS - terminal