solusi

persetan piala dunia

persetan dengan piala dunia 2010 di afrika selatan apalagi dengan video porno tukang ngeband dan seabreg perempuannya yang entah nyata entah tidak atau tepatnya asli ariel atau luna onlen atau cut joget atau siapapun itu yang bikin rame di tambah dengan ahli forensik kepornoan dan aib kemanusiaan si rs yang dengan cengar-cengir memandang penderitaan orang lain bahkan menjadi hakim, terlebih para pencari warta yang dengan seronok mengambil serta menayangkan gambar-gambar yang siapapun sebenarnya pernah melihat dan memiliki organ tersebut tanpa harus diperlihatkan di muka umum sekedar untuk membuat rasa malu yang berlebihan, benar-benar Negeri Begajul dari sisi moral maupun ahlak dalam mencari duit apalagi pekabaran.

sudah sedemikian maraknya hingga kecemasan para agen gas yang kuotanya semakin dirurunkan bahkan kadang kosong dengan alasan kecurigaan ditimbun karena berapapun stok yang ada akan habis dalam hari itu juga, berbarengan dengan kabar akan naiknya traif dasar listrik, benar energi memang mahal, apalagi yang susah diperbaharui, namun mengapa energi penggantinya juga tak kunjung datang malahan energi yang semakin minim tersebut semakin menjadi barang seksi sebagaimana layaknya para perempuan yang berpakaian minim untuk dipanggil menjadi si seksi karena katanya menggairahkan dan memalukannya para perempuan yang memakai kerudung kepala lantaran kepenuhan dan ketakuatannya pada laki-laki yang mengancam kehidupannya.

bangkitnya kegelapan

Kebangkitan Nasional yang selama ini didefinisikan adalah munculnya rasa nasionalisme pada bangsa ini, diyakini adalah efek dari politik etis hasil perjuangan Multatuli, kemudian muncullah para pejuang seperti Sutomo, Gunawan, Tjipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat, Douwes Dekker, H.O.S Tjokroaminoto, Haji Samanhudi dan banyak lain sebagainya. Hingga adanya Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Dan sejarah pun tidak mencatat dengan lengkap pergerakan tersebut dari tahun ke tahun, ataupun nilai-nilai yang jelas diusung selain bentuk yang satu, satu, satu dan lain sebagainya, saking bingungnya menghadapi keragaman atau entahlah yang jelas sejarah juga tidak secara jujur mencatatkan nasionalisme yang diusung khalayak non terpelajar seperti perjuangan Partai Komunis Indonesia, yang berasal katanya dari SI merah, yang mengadakan perlawanan dengan serius juga terhadap penjajah pertama kali pada tahun 1926, bahkan pada tahun 1924 sudah beredar majalah 'Indonesia Merdeka" dan tahun 1925 pernah terdengar yang namanya 'Manifesto 1925' pada majalah 'Indonesia Merdeka' yang isinya:

  1. Rakyat Indonesia sewajarnya diperintah oleh pemerintah yang dipilih mereka sendiri;

Berlangganan RSS - solusi