Kebangkitan Nasional yang selama ini didefinisikan adalah munculnya rasa nasionalisme pada bangsa ini, diyakini adalah efek dari politik etis hasil perjuangan Multatuli, kemudian muncullah para pejuang seperti Sutomo, Gunawan, Tjipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat, Douwes Dekker, H.O.S Tjokroaminoto, Haji Samanhudi dan banyak lain sebagainya. Hingga adanya Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Dan sejarah pun tidak mencatat dengan lengkap pergerakan tersebut dari tahun ke tahun, ataupun nilai-nilai yang jelas diusung selain bentuk yang satu, satu, satu dan lain sebagainya, saking bingungnya menghadapi keragaman atau entahlah yang jelas sejarah juga tidak secara jujur mencatatkan nasionalisme yang diusung khalayak non terpelajar seperti perjuangan Partai Komunis Indonesia, yang berasal katanya dari SI merah, yang mengadakan perlawanan dengan serius juga terhadap penjajah pertama kali pada tahun 1926, bahkan pada tahun 1924 sudah beredar majalah 'Indonesia Merdeka" dan tahun 1925 pernah terdengar yang namanya 'Manifesto 1925' pada majalah 'Indonesia Merdeka' yang isinya:
- Rakyat Indonesia sewajarnya diperintah oleh pemerintah yang dipilih mereka sendiri;