repository

LibreOffice di Ubuntu 10.10

Apa yang terjadi dengan OpenOffice, setelah di akuisisi oleh Oracle dari Sun Microsystem, entahlah. LibreOffice kemudian muncul digawangi oleh The Document Foundation, yang dirajut oleh para leading members dari komunitas OpenOffice.org, meneruskan pekerjaan besar yang telah dilakukan 10 tahun dalam OpenOffice. Dengan kepercayaan bahwa kebudayaan akan lahir dari dasar-dasar pondasi kemerdekaan yang dibawa oleh para kontributornya untuk memberikan software terbaik untuk para penggunannya, dan sepenuhnya terbuka untuk para individu-individu yang sarujuk dengan nilai-nilai inti dan mau berkontribusi pada aktivitas tersebut. Juga membuka diri untuk korporasi yang mau berpartisipasi seperti dengan memberikan sponsor baik secara individu maupun korporasi sebagaimana yang dilakukan oleh para kontributornya.

Hal keren setelah install Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Kongretulesyen, Ubuntu 9.10 yang manis dan sangat hangat untuk dipeluk Karmic Koala telah hadir dan kemungkinan besar juga telah berada pada komputer kesayangan anda. Namun pertanyaannya sekarang adalah 'Untuk apa?' dan 'Apa yang harus saya ketahui?' ataukah 'Setelah ini mau diapakan?'. Banyak pertanyaan menarik tentunya selain ada yang mengatakan juga bahwa sudah berpayah-payah mengupgrade dari Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope namun kok sama saja, tiada beda..., kasihan betul yach. Memang Ubuntu adalah Sistem Operasi komputer salah satu distribusi dari Linux yang komplet dan sudah memiliki fitur-fitur lengkap, namun bukankah dengan Sistem Operasi yang berbayar lainnya pun kita juga bingung mau ngapain, selain nyuruh orang menginstal program-program bajakan lainnya, cih. Memang belum ada sistem operasi komputer yang sangat lengkap dan bisa memuaskan kebutuhan kita semuanya.

Berlangganan RSS - repository