perempuan

persetan piala dunia

persetan dengan piala dunia 2010 di afrika selatan apalagi dengan video porno tukang ngeband dan seabreg perempuannya yang entah nyata entah tidak atau tepatnya asli ariel atau luna onlen atau cut joget atau siapapun itu yang bikin rame di tambah dengan ahli forensik kepornoan dan aib kemanusiaan si rs yang dengan cengar-cengir memandang penderitaan orang lain bahkan menjadi hakim, terlebih para pencari warta yang dengan seronok mengambil serta menayangkan gambar-gambar yang siapapun sebenarnya pernah melihat dan memiliki organ tersebut tanpa harus diperlihatkan di muka umum sekedar untuk membuat rasa malu yang berlebihan, benar-benar Negeri Begajul dari sisi moral maupun ahlak dalam mencari duit apalagi pekabaran.

sudah sedemikian maraknya hingga kecemasan para agen gas yang kuotanya semakin dirurunkan bahkan kadang kosong dengan alasan kecurigaan ditimbun karena berapapun stok yang ada akan habis dalam hari itu juga, berbarengan dengan kabar akan naiknya traif dasar listrik, benar energi memang mahal, apalagi yang susah diperbaharui, namun mengapa energi penggantinya juga tak kunjung datang malahan energi yang semakin minim tersebut semakin menjadi barang seksi sebagaimana layaknya para perempuan yang berpakaian minim untuk dipanggil menjadi si seksi karena katanya menggairahkan dan memalukannya para perempuan yang memakai kerudung kepala lantaran kepenuhan dan ketakuatannya pada laki-laki yang mengancam kehidupannya.

Perempuanku

Bahwa kehidupan dan apapun yang kumiliki seluruhnya hanyalah milikmu, tiada arti diri tanpa pengakuan dan penerimaanmu. Bukan hal yang sederhana dan mudah untuk menemukan dirimu, perjalanan panjang, pahit getir kurasakan, bahkan banyak kesempatan harus terlewat demi memahami keberadaan dan sejatinya engkau. Meski belum kau tampakan dengan jelas penerimaan dan pengakuan biarlah hari demi hari dan detik selalu penuh dengan pelajaran untuk memahami apa arti antara aku dan dirimu. Bukan tuhan yang menentukan disini namun perjalanan yang akan membawa kita ke sebuah aras yang sama, dalam persepsiku entah persepsimu sebab dalam hal ini aku bukanlah apa-apa dibandingkan denganmu, hanya engkau yang bisa menilai dan memilih dan sekali lagi tuhan tidak terlibat disini.

Berlangganan RSS - perempuan