Jika tidak salah ingat ketika dulu masuk hutan di Sulawesi Selatan, di sebuah wilayah sepi Tana Toraja Barat, di kaki gunung Ganda Dewata, pernah diberi oleh seorang yang baik sebuah kulit binatang yang bernama Koala. Rupanya binatang manis ini Karmic Koala, juga hidup di pucuk-pucuk pohon di hutan tropis Indonesia bagian Timur. Kulit hitam yang sudah di samak dan diawetkan itu masih juga tersimpan rapi di rumah. Entah apa yang membedakan antara Koala dengan Kus kus, berhubung lupa-lupa ingat maka nggak bisa dan bukan porsinya untuk menjelaskannya. Peristiwa yang menghasilkan penggalan kisah sejarah hidup ini sudah berlalu sekitar 15 tahunan yang lalu ketika kondisi fisik masih lumayan prima sehingga untuk mendaki gunung yang belum ketahuan puncak dan jalannya tersebut masih kuat dijalani meski memakan satu bulan hidup di hutan liar yang indah tersebut hingga akhirnya kembali ke dunia nyata dengan lag dan keanehan melihat banyaknya orang dan makanan di pemukiman, haks.