Microsoft

Kebijakan Privasi Google vs Mitos Microsoft

Microsoft menyerang habis-habisan melalui media publik tentang perubahan baru kebijakan privasi Google. Google melawan dengan menyatakan bahwa Microsoft dan kritikus lainnya telah menyebarkan kebohongan tentang kebijakan privasi Google yang baru. Hal ini perlu dicermati dan pertarungan antara dua lembaga besar yang bekerja di bidang informasi dan teknologi adalah hal yang baik dan penting untuk pengguna internet. Menarik memang melihat Google vs Microsoft.

Sosial Media atau Pencarian?

Sudah banyak tulisan tentang sosial media maupun cara mencari di internet. Cari saja di Google. Googling pernah menjadi simbol dan model cemoohan bagi orang yang kebingungan, tentang menggunakan internet dan bagaimana belajar secara swadaya menggunakan internet yang di batasi maksimal layar resolusi monitor di depan mata. Mungkin itu sudah lampau, bagaimana Google menjadi pemegang peranan penting dalam menggunakan internet untuk mencari artikel yang diperlukan. Kemudian muncul sosial media. Kedua hal ini mungkin berjalan beriringan, karena internet adalah teknologi informasi yang menjembatani bagaimana manusia berkomunikasi.

Jogloabang, Microsoft pada ASEM Workshop on ICT Indonesia

Campur aduk, deg-degan dan entah apa lainnya, ketika dipanggil untuk mengutarakan permasalahan hingga rencana-rencana Jogloabang baik ICT maupun komunitasnya di depan jemaah Meeting Asia Europe dengan tagnya ASEM Workshop on Empowering Local Community in the use of ICT, tanggal 7-8 Oktober 2009 di Melia Purosani Hotel Yogyakarta. Tentunya hal ini tidak akan tejadi tanpa jasa baik Tony Seno Hartono seorang pengageng National Technology Officer Microsoft Indonesia yang dengan keramahtamahannya mau bertandang ke Jogloabang untuk mengajak mengeksplorasi kembali perkembangan ICT yang telah dilakukan.

Berlangganan RSS - Microsoft