Para Highlander di Wonosobo ini memiliki banyak sekali ragam budaya dari yang bersifat mistis hingga kreativitas maya. Serta sumbangan terbesar sosial kemanusiaan adalah berbondong-bondongnya tenaga highlander Wonosobo untuk membangun kembali Kabupaten Bantul di Yogyakarta, paska gempa Jawa 26 Mei 2006 yang meluluhlantakkan bangunan dan harapan warga Bantul dan Yogyakarta semasa itu, tenaga para highlander yang kuat dan perkasa serta sangat rajin membuat banyak lembaga internasional maupun lokal berebutan untuk mempergunakannya, belum lagi sumbangan sukarela dari para highlander untuk membangun rumah-rumah saudaranya di Bantul dengan cuma-cuma yang selalu datang konvoi bermobil-mobil tiap hari libur ke Bantul membangunkan rumah atau shelter sementara tanpa biaya dan makanan yang dibawanya sendiri dari Wonosobo, sebuah pemandangan dan cerita yang seharusnya tidak bisa dilupakan, harus dicatat dalam lembaran emas sejarah kebangsaan dan bukti bahwa masih ada rasa kebersamaan diantara manusia meski berada dalam administratif yang memisahkannya.